Entri Populer

Kamis, 30 Oktober 2014

bahkan sebotol airpun tak mampu memadamkan sepucuk jarum bara api abadi disini. karena semua nya sudah membakar sampai ke pangkal yang paling dalam

selalu membuat semua nya berantakan. angin yang menyibakkan rambut rapimu, atau air yang selalu membasahi setiap maslah yang sudah mati mejadi hidup kembali. tapi bukan itu yang menjadi masalah. disini rasa takut kebiasaanmu musnah sudah mulai bermunculan.

Selasa, 28 Oktober 2014

jangan anggap semua yang datang dan benar-benar merasa itu hanya sementara. karena semua bergantung dengan percaya atau tidaknya.
malam ini terdengar kembali kata itu. yaa kata komitmen. terdengar lagi suara lirih penuh pengertian yang sempat aku rindu. terasa kembali detakan berbeda yang entah beberapa waktu yang lalu aku rasakan. yaa ini kamu, dan aku harap memang kamu.

Senin, 27 Oktober 2014

memangnya sudah merasa paling indah? berfikir paling berwarna?
kan kuhapus air matamu, karna cinta tak membutuhkannya. jika cinta adalah kebahagiaan, maka yang ada hanya tawa dan damai. aku kiamu adalah kita, dan kita adalah cinta :* D
cinta tak kan terjadi tanpa sebuah goresan. dan aku ingin kamu yang menggores, kamu yang menghapus, dan kamu yang memberi warna. aku akan berperan sebagai pensil, penghapus, dan pensil warna yang kamu butuhkan.
terkadang tetesan itu tak berarti. bukan karena banyak tetesan indah, bukan juga karena ada tetesan lain. tapi karena aku lebih mengenangmu. tetesan lama yang seharusnya semakin pekat. apa boleh aku mengatakannya? tentang apa arti tetesan itu? tentang bagaimana tetesan itu? karena sedikit saja tetesan itu membalut, akan terasa setengah mati aku mengenang dan meraba rasa itu. tapi apa mungkin aku akan mendapat seteguk dari apa yang aku simpan sendiri? semakin lama semakin jauh dan kurasa semakin hilang dan tak mungkin lagi tetesan itu muncul kembali.
yang kata nya setia kadang menghianati, yang kata nya perhatian kadang juga menelantarkan. lalu apa yang bisa di mengerti saat semua kata sudah tak mengandung makna yang pasti.
maaf karena dengan mudahnya kamu berlenggang, sehingga dengan mudah pula aku melupakan.

Senin, 20 Oktober 2014

berfikirlah bagaimana perasaan yang dari awal terus mengalah dengan segala sikapmu. suatu saat pasti lelah dan akan ikut berlenggang pergi.
terimakasih pagi berselimut rindu :*

Minggu, 19 Oktober 2014

lalu apa harus ku umbar kemesraan apabila tetap seperti ini akhirnya? bukan tentang siapa yang salah atau siapa yang benar. tapi siapa yang sanggup bertahan. mungkin sudah terlalu lelah bertahan, sehingga apa yang ku pertahankan melenggang pergi tanpa memandang seberapa jauh dia melangkah.
aku memang belum sanggup. tapi aku akan lebih tidak sanggup melihat orang itu menderita karena bukan aku yang dia mau. apa bisa ku curangi waktu? paling tidak untuk melihatnya tetap disini. walaupun bukan aku sosok indahnya lagi. tapi terimakasih saja untuk semua hal indah ini. karena apa yang aku pertahankan sudah terlepas dan tak mungkin aku cari kembali.

Kamis, 16 Oktober 2014

sekarang dan seterusnya mungkin akan sama saja. belum ada sesuatu yang membuka hati dan niatmu untuk berubah dan memperhalus setiap kata yang terucap. tapi terimakasih


Haruskah aku mencintanya bila hanya berikan duka sepertinya aku bahagia satu sisi aku menangis aku pernah sangat berharga semua mata memujaku sampai kau datang dalam hidupku segalanya berubah kau mengambil hatiku jadikannya kelabu kau menghancurkan semua impian yang tersimpan sejak dulu kau racuni cintaku hingga menjadi benci tak lelah aku setia tersiksa sendiri.

Jumat, 10 Oktober 2014

haii selamat pagi, selamat beraktifitas dan berkreasi :) sudahkah anda menabur benih senyum hari ini?
antara diam dan memaksakan apa apa yang sudah tidak dikehendaki lagi. keegoisan memuncak manakala tak ada sosok pencerah jiwa. lalu untuk apa? jika tidak lagi menghargai apa yang menjadi kehendak yang lain. bukan karena menginginkan semuanya berakhir, mungkin karena ingin sedikit dimengerti dan dipahami.

Kamis, 09 Oktober 2014

selamat pagi yang masih berlapis embun rindu menusuk hati :)
untuk apa lagi jika hanya membuat bekas luka? mungkin untuk nya itu biasa.lelaki diciptakan bukan untuk menyakiti, melainkan untuk memuliakan.

Selasa, 07 Oktober 2014

jangan biarkan lelah mengalahkanmu, jangan biarkan bosan menakluknmu. sedikit suntikan semangat bukan berarti tak mampu. ibarat wanita butuh perhatian bukan berarti manja memang karena menginginkan sosok itu.

Senin, 06 Oktober 2014

yaa tak pernah terbayang ada senja seredup hari ini. hanya karena sosok yang menghapus setitik senyum di bibir.

Minggu, 05 Oktober 2014

Kamis, 02 Oktober 2014

seperti genggaman tangan yang semakin erat manakala tak ada goresan luka. sedikit rintihan sepi saat merasa terpojok sendiri dalam ruang. merasa tak adil saat apa yang tak diinginkan terjadi. selalu merasa sendiri merasa tersakiti dan merasa terpojokan. kata lemah yang memang pantas untuk itu. tak ada yang tersakiti apabila semua dirasa biasa saja, tak ada rasa sendiri dalam keramaian apabila dapat menyesuaikan diri.

Rabu, 01 Oktober 2014

ragam gerak tari sulung dayung (tari jogja)


No
Ragam Gerak
Uraian Gerak
Hitungan
1.
Lampah dodok
Jalan jongkok, badan tegak, menghadap depan, tangan pegang sampur mengarah ke depan secara bergantian.

2.
Jalan kapang-kapang dan hoyok-hoyok
Tangan kiri pegang kain dan tangan kanan nyekithing dengan punggung tangan menghadap ke depan.

3.
Silo panggung
Duduk sila, kaki kanan di depan, kedua telapak tangan di atas lutut, tangan kanan di atas dan kiri dibawah. Merapikan sampur  satu persatu lalu dua sampur bersama dan merapikan kain

4.
Sembahan
Tangan sembahan
7-8
5.
Proses jengkeng
Tangan masih sembahan, hitungan ke 3 tangan nyekithing dan pada hitungan ke 4 tangan kiri menyentuh lantai sebelah kiri dan tangan kanan di atas lutut. Hitungan ke 6 pacak jonggo.
1-8
6.
Jengkeng
Proses jengkeng jeblosan, pada hitungan ke 4 harus sudah jadi.
1-4
7.
Samberan kiri
Hitungan ke 5 Gejug kaki kanan, tangan kanan pegang ujung sampur di tekuk tapi punggung tangan menghadap ke depan tangan kiri nyekithing dan pegang ujung sampur, hitungan ke 6 kaki jejer tangan kanan dorong ke depan tangan kiri ngeruji di samping telinga kanan, kaki srimpet.
5-8
8.
Srisig
Mendak, jalan kecil-kecil dan cepat
1-4
9.
Samber kanan
Hitungan ke 5 sampur di tangan kiri ke kebyakkan ke luar, gejug kaki kiri, tangan kiri pegang ujung sampur di tekuk tanpi punggung tangan menghadap ke depan, tangan kanan nyekhiting dan pegang ujung sampur, hitungan ke 6 kaki jejer  tangan kiri dorong ke depan tangan kanan nyekhiting di samping telinga kiri, kaki srimpet.
5-8
10.
Srisig
Seperti di atas
1-4
11.
Menuju kicat ridhong sampur
Hitungan ke 5 kebyok sampur  kiri, hitungan ke 6 maju kanan kebyak kedua sampur, seblak.
5-8
12.
Kicat ridhong sampur
Tangan kiri di tekuk dengan sampur di kaitkan pada siku kiri, jari-jari ngruji, tangan kanan menthang dan nyekithing sesuai trap cethik. Gantian bolak balik dengan tangan kanan. Terakhir ridhong sampur dengan 2 tangan.
3x8
13.
Nggrudho
Kebyok sampur kanan, kaki kanan srimpet, Ukel tangan kiri, seblak kanan tanpa di toleh.  Tangan kanan maju ambil sampur hitungan ke 3 jujut, hitungan 4 mendhak ke kiri, hitungan ke 5 jujut lagi, hitungan ke 6 mendhak ke tengah, hitungan ke 8 seblak kanan tanpa di toleh, seperti itu di lakukan 3 kali dan yang terakhir pada saat seblak sampur kanan di toleh.
4x8
14.
Mayuk jinjit
Hitungan 1-4 tangan kanan maju ke depan dan pada saat hitungan 4 seblak kanan. Hitungan ke 5-6 kebyak sampur kanan, hitungan 7-8 srimpet kanan sambil cul sampur mendhak lalu jinjit tangan kanan menthang, tangan kiri ngruji menghadap ke depan. Hitungan 1-4 pacak jonggo.
1-8 dan 1-4
15.
Pendapan maju
Gejug kaki kiri, tangan kiri ngruji mengarah ke bawah, tangan kanan nyempurit. Gentian gejug kaki kanan, tangan kanan ngruji mengarah ke atas, tangan kanan nyempurit tapi di balik. Begitu seterusnya.
6-8
16
Muryani busono ( ulap-ulap, tasikan, trap jamang)
1.       Ulap-ulap : tangan kiri ulap-ulap tangan kanan nyekithing di trap cethik, leyek kanan kiri.
2.       Tasikan : tangan kiri ngruji sama tumpang sampur, tangan kanan nyempurit.
3.       Trap jamang : tangan kiri ulap-ulap tangan kanan nyempurit di sekitar telinga.
2x8


2x8

2x8
17.
nglerek
Gejug kaki kiri tangan kiri ngruji tangan kanan nyekithing, dan di ukel. Srimpet kaki kanan.
5-8
18.
Dolanan sampur
Kedua tangan pegang sampur dan di kebyok ke dalam, lalu di seblak kan satu-satu sambil melangkh. Mulai kaki kanan seblak kanan, kaki kiri seblak kiri.
5-8+4
19.
Samberan kanan
Hitungan ke 5 sampur di tangan kiri ke kebyakkan ke luar, gejug kaki kiri, tangan kiri pegang ujung sampur di tekuk tanpi punggung tangan menghadap ke depan, tangan kanan nyekhiting dan pegang ujung sampur, hitungan ke 6 kaki jejer  tangan kiri dorong ke depan tangan kanan nyekhiting di samping telinga kiri, kaki srimpet
5-8
20.
Dolanan asto
Kedua tangan di tekuk kedepan tangan kiri ngruji tangan  kanan nyempurit, kedua telapak tangan menghadap ke depan , maju 3 kali. Dilakukan 3 kali
3x 1-8
21.
nglerek
Gejug kaki kiri tangan kiri ngruji tangan kanan nyekithing, dan di ukel. Srimpet kaki kanan.
5-8
22.
Mandhe udhet
Tangan kanan ambil sampur dan di letakkan di tangan kiri. Tangan kiri di atas sama ngolong sampur. Dan melangkah ke samping kanan pada hitungan ke 4 tangan kiri di turunkan, kepala delek.
3x8+4
23.
Nyamber  kanan
Hitungan ke 5 sampur di tangan kiri ke kebyakkan ke luar, gejug kaki kiri, tangan kiri pegang ujung sampur di tekuk tanpi punggung tangan menghadap ke depan, tangan kanan nyekhiting dan pegang ujung sampur, hitungan ke 6 kaki jejer  tangan kiri dorong ke depan tangan kanan nyekhiting di samping telinga kiri, kaki srimpet
5-8
24.
Thinting
Kenser ke arah kanan, kedua tangan menthang dan di arahkan ke atas dengan jari2 nyekithing. Tangan kanan di bawah di samping telinga, tangan kiri di atas, di lakukan sebanyak 3 kali bergantian. Lalu srimpet kiri, kedua tangan ninthing sampur dan di seblak. Lalu seblak sampur kanan, badan mendak, tangan kiri di tekuk lalu tangan kiri di seblak, badan berdiri, tangan kanan di tekuk, badan mendak.
5-8
25.
Ngilo sampur
Kaki kiri di depan kaki kiri, kedua tangan memegang sampur yang di taruh di depan muka.
1-7
26.
Embat-embat asto
Hitungan 8 kaki jejer , tangan kanan ditekuk didepan pusar, jari-jari ngruji, telapak tangan kearah atas, lalu diembat-embat ke samping kanan dan kiri, kepala mengikuti arah badan

2x1-8+4
27.
Pendapan maju
Gejug kaki kiri, tangan kiri ngruji mengarah ke bawah, tangan kanan nyempurit. Gentian gejug kaki kanan, tangan kanan ngruji mengarah ke atas, tangan kanan nyempurit tapi di balik. Begitu seterusnya.
5-8+4
28.
Nyamber kanan
Hitungan ke 5 sampur di tangan kiri ke kebyakkan ke luar, gejug kaki kiri, tangan kiri pegang ujung sampur di tekuk tanpi punggung tangan menghadap ke depan, tangan kanan nyekhiting dan pegang ujung sampur, hitungan ke 6 kaki jejer  tangan kiri dorong ke depan tangan kanan nyekhiting di samping telinga kiri, kaki srimpet.
5-8+4
29.
Nyamber kiri
Hitungan ke 5 Gejug kaki kanan, tangan kanan pegang ujung sampur di tekuk tapi punggung tangan menghadap ke depan tangan kiri nyekithing dan pegang ujung sampur, hitungan ke 6 kaki jejer tangan kanan dorong ke depan tangan kiri ngeruji di samping telinga kanan, kaki srimpet.
5-8+4
30.
Proses jengkeng
Cul sampur kiri maju kaki kiri, nglerek, srimpet, jengkeng jeblosan
5-8
31.
Silo panggung
Duduk sila, kaki kanan di depan, kedua telapak tangan di atas lutut, tangan kanan di atas dan kiri dibawah. Merapikan sampur  satu persatu lalu dua sampur bersama dan merapikan kain

32.
Sembahan
Hitungan ke 8 sembahan

33.
Jalan kapang-kapang
Tangan kiri pegang kain dan tangan kanan nyekithing dengan punggung tangan menghadap ke depan.